Dengan Tekad, Semua Bisa Menulis

Judul : 24 Jam Memahami Creative Writing

Penulis : Dra. Naning Pranoto, MA

Penerbit : Kanisius , Indonesia

Editor : Rosalia Emmy

Foto : Yanuar Bestari Kumboro

Desain sampul dan isi : Marius Santo

Tebal buku : 160 halaman

Tahun : 2011

Nomor ISBN : ISBN 978-979-21-2926-7

Buku “ 24 Jam Memahami Creative Writing” menjabarkan bahwa Creative writing merupakan karya sastra yang mengandung daya imajinasi, inspirasi, kreatifitas, dan ekspresi jiwa seseorang ( ruh ). Karya creative writing yang paling menjadi favorit bagi kaum muda adalah novel, cerpen, puisi, skenario film/ sinetron, dan cerita fantasi karena dinilai lebih ekspresif sebagai media berbagi pengalaman / perasaan, menyimpan kenangan dan mengandung nilai seni (estetika). Creative writing juga bisa digunakan sebagai terapi ketenangan jiwa untuk mendapatkan pencerahan ataupun upaya untuk mendapatkan eksistensi dalam bidang sosial melalui karya sastra. Buku ini juga menegaskan bahwa kemampuan untuk menghasilkan karya tulis yang baik tidak selalu harus dipelajari melalui lembaga formal, melainkan juga dapat dipelajari melalui lembaga yang tidak formal seperti berguru pada senior-senior dalam bidang sastra atau kita juga bisa belajar secara otodidak melalui internet, menonton, mempelajari dokumenter seorang creative writer, ataupun mencoba untuk melakukan penelitian mengenai ide tulisan kita sendiri.

Creative writing dibagi menjadi 2 garis besar, yaitu creative writing fiction, yang berkuncikan daya imajinasi, kreatifitas, bahkan terkadang diambil dari realita dengan diberi bumbu-bumbu imajinasi. Creative writing tidak hanya mencakup jenis fiksi, namun juga non-fiksi seperti feature, biografi, autobiografi, memoar, dan laporan perjalanan. Penulis berpendapat bahwa creative writing pada jenis ini, terutama pada autobiografi dan biografi malah sering dikembangkan menjadi bentuk negatifnya yakni the untold story yang banyak berdasarkan pada gosip dan fitnah. Namun tipe tulisan ini jika ditulis dengan benar dan dengan tujuan yang benar dapat memberikan pencerahan, apalagi jika ditambah dengan plot yang kuat dan bahasa yang lebih powerful dan beautiful. Selain jenis-jenis tulisan tersebut, creative writing juga penting untuk dunia perfilman, pembuatan naskah drama, cerita fantasi dan fiksi ilmiah. Penulis mengingatkan bahwa banyak unsur-unsur yang harus diperhatikan dalam menulis karya-karya tersebut.

Creative writing ditujukan bagi semua orang, dalam berbagai usia, bagi anak-anak creative writing dapat berguna untuk meningkatkan jumlah kosa kata asing, kecerdasan dan mengasah kreatifitas anak. Sedangkan bagi kaum muda, creative writing dapat dijadikan hobi yang mengasah kreatifitas dan mengarahkan mereka untuk memilih menulis sebagai profesi tetap dan professional ke depannya.

Dalam buku ini, penulis terus-menerus menekankan bahwa creative writing dapat dilakukan semua orang, karena modal utama dari creative writing bukanlah bakat melainkan kemauan dan tekad seseorang. Dengan sendirinya tekad akan mendorong kita untuk merenung demi menemukan ide dan mencari imajinasi, karena imajinasi merupakan “ruh” dari creative writing. Tanpa bumbu-bumbu imajinasi tulisan akan terlihat biasa-biasa saja dan tidak kreatif. Selanjutnya kita harus mau meluangkan waktu untuk menulis ide-ide kita ke dalam draft tanpa ditunda agar ide-ide yang kita dapatkan tidak hilang begitu saja dan yang terakhir, mempelajari kosa kata yang penuh kekuatan, mengandung makna dan artistik agar tulisan kita terlihat lebih hidup dan indah. Untuk memulai latihan menulis terutama bagi pemula, kita bisa memulainya dengan membuat cerita mini ataupun artikel mini. Selain itu, untuk dapat menghasilkan ide dan mempersiapkan menulis diperlukan kondisi yang kondusif bagi seseorang, sering disebut “ruang istimewa”. “Ruang istimewa” tersebut akan menentukan mutu karya karena mempengaruhi proses kreatif dan munculnya waktu-waktu emas dimana imajinasi-imajinasi yang seharusnya tertuangkan muncul.

Penulis menilai bahwa creative writing, musik dan melukis sama-sama memiliki nilai seni dan keindahan walaupun disampaikan dalam bahasa yang berbeda-beda. Keindahan dipengaruhi kosa kata dan bahasa yang digunakan. Dan bahasa yang digunakan adalah bahasa tulisan yang secara naratif, bukanlah bahasa tutur yang biasanya akan menghasilkan karya sastra berkualitas rendah. Oleh karena itu, penulis menghimbau agar kata-kata dirangkai menjadi kalimat yang berseni ( kias ) dan menggunakan tanda baca secara tepat agar memudahkan pembaca untuk membaca dan memahami isi bacaan. Kemahiran dalam penggunaan kosa kata dan tanda baca dapat diasah dengan membaca buku, dari buku-buku yang mudah dipahami ke buku yang memiliki tingkat pemahaman yang lebih berkualitas.

Isi buku “ 24 Jam Memahami Creative Writing “ didesain dengan sangat menarik, terlihat saat penulis memberikan banyak contoh-contoh karya creative writer yang memberikan banyak gambaran secara nyata kepada pembaca, bukan hanya teori belaka. Desain cover buku ini pun menarik sehingga meningkatkan minat masyarakat untuk membacanya. Keunggulan buku ini semakin bertambah karena isi dari buku ini ditulis dengan bahasa yang mudah dimengerti bagi segala kalangan dan berbagai usia. Dengan demikian buku ini layak untuk direkomendasikan dan dibaca oleh siapapun yang sangat ingin belajar menulis kreatif.

Oleh : Birgita Rachmat ( Gita )

Comments

comments