Puisi

OH CORONA, KAU JANGAN BEGITU?

Naning Pranoto

Cantik namamu
Lahir di Negeri Tirai Bambu
Bulat micro meranjau bentukmu
Virus Corona orang menamaimu
Covid 19 nama lain penyebutanmu
Menebar pandemi langkah jejakmu
Membuat dunia geger karena kehadiranmu

Kau menyusup ke tubuh manusia
Dalam senyap seperti virus cinta
Hadir tak diundang, tak dinyana-nyana
Tahu-tahu panas dingin bak flu gejalanya
Tenggorokan nyeri sesak nafas si korbannya
Tak pandang bulu siapa saja jadi sasarannya
Membuat kehidupan ini berbadai samsara

Oh Corona, mengapa kau tega menyakiti kami?
Tubuh-tubuh pun terkapar menyulut api emosi
Mengobarkan panik ketakutan mati di sana sini
Korban berjatuhan, diberlakukan aturan isolasi
‘Tuk membendungmu agar kau segera pergi
Agar eksistensi manusia tak punah dari Bumi
Dampak hancurnya tatanan dan derap ekonomi

Para kepala negara dan punggawanya siaga
Bersama para dokter dan perawat berhati mulia
Slamatkan para korban serangan ganas Corona
Mereka kerja tulus tak berharap tanda jasa
Siang malam tiada jeda dan nyawa taruhannya
Adalah pengabdian tercatat sepanjang masa
Bagi mereka ini yang agung membuah pahala

Sungguh aku malu tak bisa berbuat apa-apa
Aku juga sedih menyaksikan orang mencerca
Pandemi Corona dipolitisir dan debat agama
Maka aku di ruang senyap berdoa sebisanya
Untuk keselamatan semua anak bangsa
Agar Corona cepat berlalu untuk selamanya
Kita hidup tentram seperti sediakala atas bimbingan-Nya
Amin😇

Ilustrasi Foto: Dr. Donny M. Shalahuddin yang sedang menangani pandemi Corona

Comments

comments

BACA :   Tanta potentia formae est: PUISI-PUISI YANG MELUKIS GELOMBANG
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Check Also

Close
Back to top button
Close