Puisi-Puisi Unggulan Calon Pemenang Lomba Cipta Puisi Genre Sastra Hijau (LCPGSH) – Suratto Green Literary Award 2015

Kabar gembira, ribuan pena hijau siap merawat dan melestarikan Bumi, Rumah Kita Satu-Satunya

Puji syukur pada Tuhan Yang Maha Esa, dan terima kasih pada peserta lomba serta berbagai pihak yang mendukung kami, sehingga LCPGSH 2015 berjalan lancar. Karya puisi yang masuk ke akun e-mail panitia sebanyak 1.119 judul dari Peserta Kategori A, B, C dan D. Peta peserta merata dari seluruh Indonesia: Aceh hingga Sorong Papua Barat. Bahkan ada peserta lomba dari Hong Kong. Data peserta juga menunjukkan peserta kategori mahasiswa sangat antusias antara lain dari Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Padjajaran (UNPAD), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Negeri Yogyakarya (UNY), Universitas Soedirman (UNSOED), UIN Wahid Hasyim, UIN Sunan Kalijaga, Universitas Sunan Gunung Jati, UIN Annuqayah, Universitas Muhammadiyah Yogyakarya (UMY), Universitas Negeri Semarang (UNS), Universitas Sebelas Maret, Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Budi Luhur, Universitas Islam Bandung (UNISBA), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Universitas Negeri Malang (UNM) serta berbagai sekolah tingkat SD hingga SLTA/SMA dari berbagai kota di Tanah Air. Peserta paling banyak dari Pulau Garam – Madura, kemudian dari DIY Yogyakarta dan wilayah Jabodetabek.
Karya puisi yang masuk dan memenuhi persyaratan diseleksi dengan spirit misi merawat dan melestarikan Bumi bernafas sastrawi. Kemudian karya yang telah diseleksi dinilai oleh Dewan Juri secara obyektif dengan cara tanpa nama. Sehingga Dewan Juri tidak tahu karya puisi siapa yang sedang dinilai karya siapa.

Hasil penilaian Dewan Juri secara final akan diumumkan pada hari Sabtu, 21 November 2015 – Pukul 09.00 – 12.00 WIB, di Amphiteather Sekolah Alam Puri Cikeas – Cibubur, bertepatan dengan Perayaan Hari Pohon dan penyerahan Anugerah Suratto Green Literary Award bagi para pemenang LCPGSH 2015.

Kami mengundang Anda semua untuk hadir dalam acara ajang ekspresi setulus hati mencintai Bumi, Rumah Kita Satu-Satunya. Tema acara Menikah dengan Pohon.

Sebagai apresiasi terhadap peserta yang begitu penuh spirit dan melimpah karyanya, Yayasan Bhakti Suratto (YBS) akan memberikan hadiah atau penghargaan bagi 3 (tiga) karya puisi terbaik untuk tiap Kategori (A, B, C dan D).

Nama-nama yang karya puisinya masuk unggulan calon pemenang, harap mengirimkan biodata yang ditulis versi narasi maksimal 150 kata, alamat lengkap disertai Nomor Telepon/HP dan dikirim ke rayakultura@gmail.com cc ke sekolahmenulis@gmail.com. Paling lambat 21 November 2015. Data tersebut diperlukan untuk penerbitan Antologi Puisi LCPGSH 2015.

Terima kasih.
Salam Pena Hijau
Naning Pranoto – Ketua Pelaksana LCPGSH 2015

Berikut ini: Puisi-Puisi Unggulan Calon Pemenang Lomba Cipta Puisi Genre Sastra Hijau (LCPGSH) – Suratto Green Literary Award 2015

Kategori A (Pelajar Tingkat SD)
1. Air karya Nandya Devrina Santoso – SD Sekolah Alam Cikeas Cibubur Jawa Barat
2. Sentuhan Jemari Kecil karya Jesslyne Devina Heriyanto – SD St. Antonius Lombok NTB
3. Bumi yang Merana karya Rahmad Akbar – SD MIMA Jember Jawa Timur
4. Sampah karya Hanna Nashita – SD Sekolah Alam Cikeas Cibubur Jawa Barat
5. Asap karya Nyoman Naariyuki M.N. – SDN 12 Rawamangun Jakarta Timur

Kategori B (Pelajar Tingkat SMP/SLTP)
1. Sampah karya Syahazna Belqis Renzqaputri – SMP Al Irsyad Satya Padalarang Jawa Barat
2. Pohon karya Agusta Fanny Sugiarto – SMP Budi Utama Yogyakarta
3. Wahai Alam karya Adistya Nurani Zubaedi – SMP Sekolah Alam Cikeas Cibubur Jawa Barat
4. Surat dari Ibu Pertiwi karya Rakhael Cahya – SMP Bunda Hati Kudus Kota Wisata Cibubur Jawa Barat

Kategori C (Pelajar Tingkat SMA/SLTA)
1. Do’a Burung-Burung Rantau karya Medan Readi – MA 1 Annuqayah Lubangsa Madura
2. Aku Ingin karya Arif Hidayat – MA Nasyatul Sumenep Madura
3. Kota Ditawan Jelaga karya Juanita Safitri SMAN 1 Cilaku Cianjur Jawa Barat
4. Ibu Bumi karya Adeline Floriana Moi – SMA Abdi Siswa Jakarta
5. Binatang Hijrah karya Ajeng Wahyuni SMAN 50 Jakarta

Kategori D (Mahasiswa, Dosen, Guru, Penyair/Penulis dan Umum)
1. Kahayan karya Aditya Ardi N
2. Lanting karya Aditya Ardi N
3. Pinangan Sebiji Trembesi karya Giyanto
4. Bergegas Menuju Rawa karya Handry TM
5. Hatiku Pohon karya Pringadi Abdi Surya
6. Dari Bibir Bakau karya Irawati Ningsih
7. Mata Semesta karya Irawati Ningsih
8. Memoar Sungai karya Sami’an Adib
9. Nyanyian Rimba Terakhir karya Agus Purnomo
10. Pot Seledri karya Novia Rika
11. Sebuah Pagi dalam Tarian Kabut karya Budi Saputra
12. Mandar Gendang dan Kisah Pohon karya IGA Komang Wiliani
13. Narasi Sebuah Pohon Jati karya Sofyan Hariyanto
14. Pohon Mantra karya Adi Nawang
15. Keluhan Anak Taman Cinta karya Idil Khan
16. Tuah Gebug Ende karya Ni Putu Rastiti
17. Kota Ini, Wi karya Ni Putu Rastiti
18. Anak-Anak dan Bumi karya Ustadji Panca Wibiarsa
19. Ode untuk Pohon karya Sulfiza Ariska
20. Surat Akar pada Daun karya Rini Intama
21. Cintailah Aku karya Hastira Soekardi
22. Tetap Kukuh Meranggi karya Lia Zainab Zee
23. Mencatat Tanah Impian karya A’yat Khalili
24. Wasiat Penghulu karya Sudianto
25. Ketika Eci Benar-Benar Mencintai Bakau karya Sudianto
26. Rebah Lancangku karya Adriana Rumintang
27. Saat Ibu Menyiram Tanaman di Depan Rumah karya Budhi Setyawan
28. Papua, Tangis Luka yang Tak Pernah Digubris karya Meidi Chandra
29. Tawaran Anak Pohon karya Lailatus Sa’adah
30. Dedaunan Makin Lusuh karya Syarifuddin Arifin
31. Cerita Tentang Hijau karya Herman Syahara
32. Celoteh Silais di Taman Jerebu karya Bambang Kariyawan YS
33. Kita Lupa karya Fera Nur Aini
34. Dongeng yang Tak Pernah Selesai karya Vinny Erika Putri
35. Teruntuk: Pewaris Alam karya Ukthy Khusnul
36. Pohon Ibu Husen Arifin
37. Sekisah Pohon Soekarno karya Muhammad Badrun
38. Puisiku Pohon Tua karya Rizal Alief
39. Pohon Bertanya pada Alam karya Endang Supriyadi
40. Rindu Airmata Ibu karya Rin Suhardji
41. Tarian Asap karya Wawat Smart
42. Alam Hilang karya Yudanto Hendratmoko
43. Di Nyaru Menteng Deretan Pohon Menohokku karya Bambang Widiatmoko
44. Perhiasan Semesta karya Ahmad Trianto
45. Geliat Cacing Cacing karya Istianah Qudsi
46. Sepetak untuk Cinta karya Widowati Dyah
47. Benih karya Arief Erha Kiem
48. Memaknai Laut karya Yose Rizal Trianto
49. Luka Tanah Merah karya Trijoto
50. Sawah yang Menangis Saptorini Rindayatsari
51. Pohon Bicara karya Marwan Hadid
52. Mengarak Cumulonimbus karya Tonganni Mentia
53. Nasib Pohon Kota karya Bilqis Salsabiela
54. Kutanam Musim Gugur karya Zen AR
55. Air karya Badar Adiluhung
56. Buka Ladang karya Dian Hartati
57. Monolog Orang-Orang Belantara karya Rezqie Muhammad Al Fajar Atmanegara
58. Rumah Tangan Kecil karya Agus Mustofa
59. Hikayat Pohon karya Novy Noorhayati Syahfida
60. Untuk Urat Akarmu karya Zaenul Musttaqin
61. Kemarau Hijaukan Bumi Kita karya Khanis Selasih
62. Pohon, Guru Kehidupan karya Irhayati Harun
63. Sayap-Sayap Kumbang karya Alfian Daniswara
64. Negeri Asap karya Wayan Jengki Sunarta
65. Nusaku Tak Lagi Tersenyum karya Cinta Okta Eduverliano
66. Menanti Hujan karya Caecilia LR
67. Suara Bumi karya Muhammad Irfan S
68. Pada Hijau Bumi yang Keibuan karya Ayu Qonita
69. Angin karya Yosep Rustandi
70. Nasib Sawah Pinggir Kota karya Wibisono Yudhi Kurniawan
71. Sampah Menggunung karya Hanif Akhtar
72. Posiposi Liar di Tanah Berawa karya Rieckie Serpihan Kelana Pianaung
73. Amuka Pembangunan karya Dias Oktri Raka Setiadi
74. Bayang Nirwana di Tanah Aurgawi karya Dwi Ardi Meylana
75. Selamatkan Bumi karya Rezki Shaomi
76. Hangus karya Eunike Hanny
77. Berkabarlah karya Rosida Wati
78. Noda dalam Pancarona karya Angger Meina Pramudyatin
79. Air Tebu karya Abimardha Kurniawan
80. Surat dari Ibu karya Habib Karima
81. Aku Ingin Udara Segar karya Dewi Puspitosari
82. Sajak Alam karya Cyndi Desta Prayogi
83. Tanah Hijau karya Nasrul Asrudin
84. Harap Pena Kepada Tuan karya Nopemberis Nur
85. Pekikanan Panorama Buram karya Herman Efriyanto Tanouf
86. Mengasuh Bumi karya Zulianto Adi

Cikeas, 16 November 2015

Dewan JuriYayasan Bhakti Suratto
Maman S. Mahayana (Ketua)
Anggota:
NaningPranoto
Adri Darmadji Woko
Kurniawan Junaedhie
Shinta Miranda
Ewith Bahar
Dodi Mawardi

Comments

comments